3. Iman kepada kitab-kitab Allah
Maksud beriman kepada kitab adalah kitab-kitab yang diturunkan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada rasul-Nya sebagai rahmat dan hidayah agar manusia hidup bahagia di dunia dan akhirat.
Iman kepada kitab-kitab Allah Ta'ala berarti mencakup:
- Meyakini kitab itu diturunkan dari sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.
- Mengimani nama kitab yang diketahui seperti Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissallam, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihissallam, dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud Alaihissallam. Adapun kitab yang tidak diketahui namanya, kita beriman secara global.
- Membenarkan setiap berita yang disebutkan dalam Alquran dan cerita yang terdapat dalam kitab-kitab terdahulu yang belum diubah dan diselewengkan.
- Mengamalkan dan melaksanakan segala hukum selama belum dihapus (di-naskh) dengan rida dan pasrah, baik yang sudah kita ketahui hikmahnya atau belum. Semua kitab terdahulu itu mansukhah (telah dihapus) dengan Alquran yang mulia.
Manfaat beriman kepada kitab-kitab Allah Ta'ala:
- Mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala itu memerhatikan umat manusia sehingga menurunkan kitab sebagai petunjuk hidup.
- Jadi mengetahui hikmah dari Allah Ta'ala melalui setiap syariat-Nya, yaitu Allah mensyariatkan kepada setiap umat manusia sebuah syariat yang sesuai dengan keadaan masing-masing.
4. Iman kepada rasul
Rasul adalah orang yang diberi wahyu berupa syariat dan diperintahkan menyampaikan kepada kaumnya.
Rasul yang pertama adalah Nabi Nuh ‘alaihis salam dan yang terakhir adalah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalil bahwa Rasulullah Muhammad adalah penutup para nabi yaitu Surat Al Ahzab Ayat 40.
Para rasul adalah manusia biasa yang tidak memiliki sama sekali sifat rububiyah maupun uluhiyah. Mereka adalah manusia biasa yang juga mengalami sakit dan meninggal dunia, butuh makan, minum, dan yang lainnya.
Iman kepada rasul berarti mencakup:
- Meyakini kerasulan atau wahyu itu benar adanya dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
- Mengimani nama-namanya, seperti nama yang telah diketahui yaitu Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, dan Nuh. Kelima Rasul ini disebut ‘ulul ‘azmi dari para rasul. Adapun yang tidak diketahui namanya secara rinci, kita beriman secara global.
- Membenarkan setiap berita yang rasul sampaikan.
- Mengamalkan syariatnya yaitu rasul yang diutus kepada kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam (sebagai penutup para nabi).
Manfaat beriman kepada rasul:
- Jadi tahu besarnya rahmat dan perhatian Allah Subhanahu wa ta'ala terhadap hamba-Nya di mana Allah mengutus para rasul untuk menunjukkan kita ke jalan Allah dan menjelaskan kepada kita bagaimanakah cara menyembah Allah. Sebab kita tidak akan mengenal Allah hanya dengan perataraan akal saja.
- Bersyukur kepada Allah Ta'ala atas nikmat diutusnya rasul.
- Makin cinta, mengagungkan, serta memuji para rasul sesuai dengan kedudukan mereka.