Share

Hukum Merayakan Maulid Nabi SAW

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2022 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 614 2695828 hukum-merayakan-maulid-nabi-saw-Jv7bgcH74a.jpg Maulid Nabi (Foto: MUI)

MAULID Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan hari lahir Nabi. Acara tersebut diperingati setiap 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah.

Banyak negara yang merayakan Maulid Nabi SAW. Lantas sebenarnya, apa sih hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW?

Maulid Nabi

Dikutip dari MUI.co.id, Kamis (27/10/2022) hukumnya adalah boleh dan tidak termasuk bidโ€™ah dhalalah (mengada-ada yang buruk) tetapi bidโ€™ah hasanah (sesuatu yang baik).

Zaman dahulu, setiap merayakan ulang tahunnya Rasulallah selalu berpuasa. Hal itu dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran dan juga bertepatan saat Beliau mendapat wahyu.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ู‚ูŽุชูŽุงุฏูŽุฉูŽ ุงู„ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑููŠูู‘ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู: ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุณูุฆูู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุตูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุฅูุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽโ€ : ูููŠู’ู‡ู ูˆูู„ูุฏู’ุชู ูˆูŽูููŠู’ู‡ู ุฃูู†ู’ุฒูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ .โ€ ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…

โ€œDari Abi Qotadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadakuโ€. (H.R. Muslim)

Untuk itu, para umatnya juga dianjurkan untuk ikut bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Yang membawa rahmat kepada alam semesta. Allah SWT berfirman:

ู‚ูู„ู’ ุจูููŽุถู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชูู‡ู ููŽุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽูู’ุฑูŽุญููˆุงู’ ู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู‘ู…ูŽู‘ุง ูŠูŽุฌู’ู…ูŽุนููˆู†ูŽ

โ€œKatakanlah: โ€œDengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (QS.Yunus:58).

Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Hadits itu menerangkan bahwa pada setiap hari senin, Abu Lahab diringankan siksanya di Neraka dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Hal itu dikarenakan saat Rasulullah SAW lahir, dia sangat gembira menyambut kelahirannya sampai-sampai dia merasa perlu membebaskan (memerdekakan) budaknya yang bernama Tsuwaibatuh Al-Aslamiyah.

Jika Abu Lahab yang non-muslim dan Alquran jelas mencelanya, diringankan siksanya lantaran ungkapan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah SAW, maka bagaimana dengan orang yang beragama Islam yang gembira dengan kelahiran Rasulullah saw.

Tradisi Maulid Nabi tidak hanya di Indonesia saja, tapi juga negara lain. Namun hukum perayaan Maulid Nabi ini masih menjadi perbincangan sebab ada beberapa orang yang menganggap kegiatan tersebut hukumnya bid'ah.

Imam al Suyuthi mengatakan dalam menananggapi hukum perayaan maulid Nabi saw:

ูˆูŽุงู„ุฌูŽูˆูŽุงุจู ุนูู†ู’ุฏููŠู’ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฃูŽุตู’ู„ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ู ุงู„ู…ูŽูˆู’ู„ูุฏู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ู‡ููˆูŽ ุงูุฌู’ุชูู…ูŽุงุนู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ูˆูŽู‚ูุฑูŽุฃูŽุฉู ู…ูŽุงุชูŽูŠูŽุณูŽู‘ุฑูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู‚ูุฑู’ุขู†ู ูˆูŽุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉู ุงู„ุฃูŽุฎู’ุจูŽุงุฑู ุงู„ูˆูŽุงุฑูุฏูŽุฉู ูููŠู’ ู…ูŽุจู’ุฏูŽุฃู ุฃูŽู…ู’ุฑูุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ู…ูŽ ู…ูŽุงูˆูŽู‚ูŽุนูŽ ูููŠู’ ู…ูŽูˆู’ู„ูุฏูู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุงูŽูŠุงูŽุชู ุซูู…ูŽู‘ ูŠูŽู…ูุฏูู‘ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุณูู…ูŽุงุทูŒ ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ููˆู’ู†ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽู†ู’ุตูŽุฑููููˆู’ู†ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู ุฒููŠูŽุงุฏูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฐูŽุงู„ููƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุจูุฏูŽุนู ุงู„ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ุงู„ูŽู‘ุชููŠู’ ูŠูุซูŽุงุจู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุตูŽุงุญูุจูู‡ูŽุง ู„ูู…ูŽุง ูููŠู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุชูŽุนู’ุธููŠู’ู…ู ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูˆูŽุฅูุธู’ู‡ูŽุงุฑูุงู„ููŽุฑูŽุญู ูˆูŽุงู„ูุงุณู’ุชูุจู’ุดูŽุงุฑู ุจูู…ูŽูˆู’ู„ูุฏูู‡ู ุงู„ุดูŽู‘ุฑููŠู’ูู.

โ€œMenurut saya asal perayaan maulid Nabi SAW, yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qurโ€™an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW sejak kelahirannya sampai perjalanan hidupnya. Kemudian dihidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu tergolong bid'ah hasanah(sesuatu yang baik). Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi SAW, menampakkan sukacita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang muliaโ€. (Al- Hawi Li al-Fatawa, juz I, h. 222)

Pendapat Ibnu Hajar al-Haithami: โ€œBidโ€™ah yang baik itu sunnah dilakukan, begitu juga memperingati hari maulid Rasulullah sawโ€.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Pendapat Abu Shamah (guru Imam Nawawi):โ€Termasuk hal baru yang baik dilakukan pada zaman ini adalah apa yang dilakukan tiap tahun bertepatan pada hari kelahiran Rasulullah saw. dengan memberikan sedekah dan kebaikan, menunjukkan rasa gembira dan bahagia, sesungguhnya itu semua berikut menyantuni fakir miskin adalah tanda kecintaan kepada Rasulullah saw dan penghormatan kepada beliau, begitu juga merupakan bentuk syukur kepada Allah atas diutusnya Rasulullah saw kepada seluruh alam semestaโ€.

Untuk menjaga agar perayaan maulid Nabi SAW tidak melenceng dari aturan agama yang benar, maka sebaiknya diisi dengan bacaan shalawat, berdzikir dan meningkatkan ibadah kepada Allah AWT, belajar sejarah Rasulullah, bersedekah, bersilaturahmi, dan masih banyak lagi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini