RASULULLAH Shallallahu alaihi wassallam pernah mengungkap empat kriteria mencari pasangan hidup, suami atau istri. Terdapat keutamaan sangat besar di balik kriteria tersebut.
Diketahui bahwa pada dasarnya menikah merupakan ibadah dengan jangka waktu yang terlama, dijalani seumur hidup hingga maut memisahkan.
BACA JUGA:Kisah Ali bin Abi Thalib Gantikan Rasulullah Tidur untuk Mengecoh Kaum Kafir Quraisy
Maka dalam memilih pasangan hidup, tidak boleh asal-asalan. Asal cinta, asal sayang, tanpa melihat faktor lainnya. Sebab suami atau istri yang nantinya menjadi partner ibadah seumur hidup kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam telah menyampaikan empat kriteria dalam memilih pasangan hidup. Ini termaktub dalam hadits riwayat Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah bersabda:
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
"Perempuan itu dinikahi karena empat hal yaitu (1) karena hartanya, (2) keturunannya, (3) kecantikannya, dan (4) agamanya. Maka pilihlah yang baik agamanya, niscaya kamu akan beruntung." (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An-Nasai, dan Ibnu Majah)
Dapat diketahui dari hadits tersebut bahwa lumrahnya ada empat hal yang menjadi alasan menikahi seseorang, yaitu:
BACA JUGA:Kisah Jumlah Uban di Kepala Rasulullah Beserta Hikmah yang Bisa Diambil
Pertama, karena hartanya. Tidak bisa dinafikan bahwa aspek finansial menjadi salah satu, meski bukan satu-satunya, hal yang menunjang keberhasilan kehidupan berumah tangga.
Ibnu Hajar dalam kitab Fath al-Bari mengatakan, boleh jadi hadis ini menunjukkan adanya pertimbangan kafa’ah (kesetaraan kondisi calon suami dan calon istri) dalam aspek finansial.