INILAH kisah mualaf Ustadz Rendra Sodiq yang dahulunya merupakan agnostik. Hidayah Islam mulai datang ketika dirinya masih duduk di bangku SMP, hingga akhirnya menjadi ustadz dan hafidz Quran.
Ketika masih remaja, Ustadz Rendra sering diajak beribadah. Bahkan, dirinya belajar di sekolah khusus, sehingga pengetahuan dan ilmu agamanya kala itu cukup kuat.

Namun hal lain terlintas di dalam benak Ustadz Rendra yang masih kecil. Ia bertanya-tanya, mengapa Tuhan ada tiga, sedangkan konsep ketuhanan yang dianut selama ini tidak bisa diterimanya.
"Kok Tuhan jadi tiga? Siapa yang harus disembah? Gitu lho," kata Ustadz Rendra seperti dikutip dari kanal YouTube Hidayatullah.
Ia pun lalu bertanya-tanya kepada gurunya tentang konsep ketuhanan yang selama ini dianut. Hingga akhirnya dia berdebat, karena menurutnya semua itu membuatnya jadi heran.
"Apalagi waktu SMP kita gedol-gedolan debat sama pemuka agama. Kita minta waktu sama guru untuk menjelaskan konsep ketuhanan," bebernya.
Setelah berbagai hal dilalui, termasuk debat dengan guru di sekolah, ketika lulus SMP dan beranjak masuk SMK, Ustadz Rendra mendapat hidayah Islam.
Ia merasakan semua yang dicari selama ini tentang kebimbangan serta kegundahan terkait Tuhan mana yang harus disembah.
Bahkan sebelum memutuskan masuk Islam, Ustadz Rendra sempat menjadi agnostik. Hingga akhirnya menemukan apa yang harus dipilihnya dalam menentukan agama, yaitu menjadi seorang Muslim.
"Jadi setelah agnostik, syahadat," pungkasnya. Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)