Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelunasan Kuota Tambahan Jamaah Haji Reguler Capai 85,46%, Ini Rinciannya

Maruf El Rumi , Jurnalis-Kamis, 15 Juni 2023 |17:32 WIB
Pelunasan Kuota Tambahan Jamaah Haji Reguler Capai 85,46%, Ini Rinciannya
Jamaah Haji Indonesia (Foto: Kemenag)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia tahun ini mendapat tambahan kuota haji dari Arab Saudi sebesar 8.000 jamaah haji, sehingga, total kuota haji tahun ini berjumlah 229.000 jamaah.

Tambahan kuota ini terbagi atas 7.360 jamaah haji reguler dan 640 jamaah haji khusus.

Terkait pelunasan Kuota Tambahan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Jemaah Haji Reguler tahun 1444H/2023M, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan, sampai dengan tanggal 12 Juni 2023, jamaah haji reguler yang telah melunasi sebanyak 8.800 orang.

“Rinciannya, jamaah berhak lunas yang telah melunasi sebanyak 6.294 orang atau 85,46%, kuota tersisa sebanyak 1.070 orang dan jamaah cadangan sebanyak 2.506 orang atau 34,12% dengan kuota tersisa sebanyak 4.849 orang,” kata Hilman dalam keterangan persnya di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (15/6/2023).

Dirjen Haji 

“Kita juga sedang melakukan langkah pemenuhan pelunasan dari sisa kuota tambahan tersebut,” sambung Hilman

Hilman menyampaikan, menyambut puncak haji pada 27 Juni 2023, sejumlah persiapan dilakukan PPIH termasuk menginformasikan lebih awal kebijakan penghentian sementara distribusi katering jamaah. Dia mengatakan, kondisi lalu lintas yang sangat padat dan macet jelang dan setelah puncak haji menjadi kendala distribusi katering.

“Karenanya, mengapa pada 7, 14, dan 15 Zulhijjah, layanan katering dihentikan sementara. Dalam rentang waktu tersebut, jamaah bisa membeli makanan dan minuman di sekitar hotel. Untuk tanggal 8 - 13 Zulhijjah, layanan katering diberikan sebanyak 16 kali di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar dia.

Menurutnya, penghentian sementara layanan katering terjadi hampir di setiap musim haji. Sebab, kendalanya memang sama, kemacetan dan lalu lintas padat jelang dan setelah puncak haji yang menghalangi distribusi katering jemaah. Pada tahun 2017, 2018, dan 2019, layanan konsumsi juga dihentikan sementara selama lima hari, yaitu pada 5, 6, 7, serta 14 dan 15 Zulhijjah.

Disampaikan Hilman, berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga tanggal 14 Juni 2023, pukul 24.00 WIB, jumlah jemaah gelombang II yang telah tiba di Makkah berjumlah 48.084 orang atau 125 kelompok terbang. Total kedatangan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi berjumlah 149.397 orang atau 388 kelompok terbang.

“Jumlah jamaah dan petugas yang diberangkatkan hari ini dari Madinah ke Makkah sebanyak 8.827 orang atau 23 kloter. Adapun total jamaah haji yang masih berada di Madinah sampai hari ini sebanyak 12.256 orang yang tergabung dalam 32 kloter,” jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement