TEMPAT paling tinggi di surga sangat penting diketahui setiap Muslim. Diketahui bahwa surga yang didambakan setiap insan terdiri atas beberapa tingkatan. Penduduk surga memiliki tingkatan dan kategori sesuai iman dan amal shalih mereka. Ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
"Dan barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman dan bersungguh-sungguh telah beramal salih mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia)." (QS Thaha: 75)

Allah Subhanahu wa Ta'ala menerangkan bahwa orang-orang yang beriman dan beramal salih di akhirat nanti memperoleh kenikmatan dan tingkatan berbeda. Para nabi utusan Allah Ta'ala juga memiliki derajat dan tingkatan berbeda.
"Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan Allah tinggikan sebagian mereka beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus." (QS Al Baqarah: 253)
Orang-orang yang berjihad dan menafkahkan hartanya di awal Islam baru berkembang dan orang-orang yang berjihad dan menafkahkan hartanya ketika Islam sudah jaya juga memiliki derajat yang berbeda.
"Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Makkah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al Hadid: 10)