Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Milad Ke-49, MUI Adakan Aksi Bela Palestina hingga Isbat Nikah

Widya Michella , Jurnalis-Selasa, 02 Juli 2024 |12:51 WIB
Milad Ke-49, MUI Adakan Aksi Bela Palestina hingga Isbat Nikah
Ilustrasi milad ke-49 MUI akan diisi sejumlah kegiatan untuk umat. (Foto: mui.or.id)
A
A
A

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar rangkaian perayaan milad ke-49. Acara milad MUI akan dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta pada Jumat 26 Juli 2024 Masehi.

Dalam memeriahkan milad ke-49 MUI, ada beberapa rangkaian yang telah disusun menjelang acara puncak tersebut. Di antaranya adalah Call Paper on Fatwa, Aksi Bela Palestina, Rakor Konsolidasi Organisasi MUI (MUI–MUI provinsi), ziarah ke makam pimpinan MUI, pengobatan gratis, sunatan massal, isbat perkawinan massal, pameran seni lukis, dan puncak acara Tasyakur Milad Ke-49 MUI.

Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Foto: mui.or.id)

Ketua Panitia (Organizing Committee) Milad Ke-49 MUI KH Rofiqul Umam Ahmad menuturkan terdapat inovasi pada rangkaian kegiatan Milad 2024 MUI. Dia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud responsif MUI terhadap kebutuhan umat.

"Kita melihat bahwa setiap tahun ada beberapa variasi ada beberapa inovasi ada berapa hal-hal baru, dan ini merupakan wujud dari responsifnya MUI terhadap berbagai permasalahan atau kebutuhan bangsa," kata Rofiqul, seperti dikutip dalam laman resmi MUI, Selasa (2/7/2024).

Salah satu wujud responsif MUI yang membedakan dari tahun-tahun sebelumnya adalah kegiatan isbat nikah. Hal tersebut merupakan upaya yang dilakukan oleh MUI agar setiap warga negara bisa memperoleh buku nikah sah.

"Salah satu wujud responsif kita adalah ingin pasangan Muslim itu mempunyai buku nikah untuk memberikan penambahan penguatan hukum bagi terlaksananya hak-hak mereka dan hal tersebut dapat dipenuhi apabila mereka mempunyai buku nikah yang diterbitkan oleh pemerintah, itu salah satu hal yang baru," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiq juga mengatakan bahwa selain kegiatan isbat nikah terdapat beberapa rangkaian kegiatan lain jelang puncak perayaan atau tasyakur milad MUI yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia MUI.

"Alhamdulillah sebagai rasa syukur terhadap anugerah Allah sampai usia akan 49 tahun MUI tetap diberi kesempatan untuk eksistensi di tanah bumi pertiwi kita. Untuk itu, maka MUI menggelar beberapa kegiatan sebagai rangkaian dari milad ini, yang pertama yaitu Call Paper on Fatwa, juga ada gerakan Aksi Bela Palestina, serta bakti sosial berupa pengobatan gratis dan khitanan massal," ucapnya.

"Selain itu, seperti yang saya jelaskan di awal, ada juga kegiatan isbat bagi pasangan Muslim yang belum punya buku nikah, kemudian juga ada kegiatan ziarah ke makam pimpinan MUI yang telah wafat, antara lain Buya Hamka dan Kiai Ali Yafie," sambungnya.

Lebih lanjut Kiai Rofiq mengatakan bahwa sebelum memasuki acara puncak nantinya juga akan digelar pameran dan lelang beberapa lukisan.

"Kita akan menggelar pameran lukisan sekaligus lelang dan beberapa lukisan itu nanti juga berupa lukisan beberapa ketua umum MUI. Lalu secara internal kita juga akan melakukan rakor konsolidasi organisasi MUI," kata Kiai Rofiq.

Ia berharap MUI di usia 49 tahun semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan kekuatan kemudahan dan perlindungan. Sehingga, terus bisa mengambil peran-peran strategis dan optimal untuk menjalankan tugas melindungi dan melayani umat serta sebagai mitra pemerintah. 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement