Setelah Alquran yang ia pesan datang, Khalid langsung membacanya. Sekira 20 menit, dirinya menuntaskan membaca kitab suci umat Islam itu.
Namun, dia tidak kesulitan, karena di dalamnya bukan hanya tulisan Arab, tapi dilengkapi dengan terjemahannya sehingga dirinya mudah memahami.
"Saat itu aku tidak tahu apa tulisan itu (Arab). Tapi itu membuat hatiku tenang," ujarnya.
Selain itu setelah dirinya selesai membaca Alquran, ternyata Khalid menemukan semua jawaban yang selama ini ditanyakan. Khususnya tentang sosok yang oleh Islam diakui sebagai nabi dan bukan Tuhan.
Pergolakan spiritualnya pun kian memuncak. Sampai suatu hari ia mendapatkan hidayah. Bahkan semenjak memutuskan masuk Islam, Khalid merasakan perubahan yang sangat luar biasa, yaitu menjadi lebih baik.
"Aku tidak lagi minum, berkata kasar, dan lainnya. Teman-temanku juga melihat itu, dan tidak lagi memandang Islam sebagai agama yang negatif," pungkasnya.
Allahu a'lam.
(Hantoro)