Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadhan 1446 H/2025 jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Dengan demikian, Ramadhan 2025 berlangsung sekitar Maret 2025.
Mengacu kalender hijriah Kemenag, awal Ramadhan 1447 H/2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026, sekitar tanggal 18–19 Februari 2026. Artinya, umat Islam memiliki waktu sejak setelah Idulfitri 2025 hingga menjelang pertengahan Februari 2026 untuk melunasi utang puasa Ramadhan 2025, sebelum masuk Ramadhan 2026.
Sebagaimana pola yang sudah disosialisasikan media ketika membahas utang puasa tahun-tahun sebelumnya, batas waktu qadha secara praktis selalu diikat pada “sebelum 1 Ramadhan berikutnya”, lalu dikonversi ke tanggal Masehi berdasarkan kalender resmi Kemenag.
Jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadhan 2025 dan belum sempat menggantinya hingga masuk Ramadhan 2026, kewajiban qadha tetap ada; ia harus mengganti puasanya di luar Ramadhan pada waktu lain. Menurut penjelasan sejumlah ulama, bagi yang sengaja menunda tanpa uzur, selain qadha, ia juga wajib membayar fidyah per hari yang tertunda, yakni memberi makan fakir miskin sebesar 1 mud (sekitar 600–700 gram makanan pokok) per hari.