Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2026 |11:05 WIB
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
A
A
A

JAKARTA - Puasa adalah ibadah yang sangat istimewa. Sebab ia memiliki banyak dampak positif bagi kehidupan manusia, entah itu dari aspek sosial, spiritual, kesehatan atau selainnya. Karenanya juga Nabi menyebut, bahwa ada tiga kebahagiaan bagi siapa saja yang mengerjakan puasa.

Berikut khutbah Jumat berjudul : "Tiga Kebahagiaan bagi Orang yang Berpuasa”, sebagaimana dilansir NU Online, Jumat (27/2/2026).

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ فَرَضَ الصِّيَامَ عَلَى الْمُسْلِمِيْنَ، وَجَعَلَهُ سَبَبًا  لِتَطْهِيْرِ الْقُلُوْبِ وَتَرْبِيَةِ الْمُتَّقِيْنَ، وَخَصَّهُ بِالْأَجْرِ الْعَظِيْمِ تَشْرِيْفًا لِلصَّائِمِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ الْمُوَحِّدِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَ قُدْوَةُ الْعَابِدِيْنَ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ، صَلَاةً دَائِمَةً إِلَى يَوْمِ الدِّيْنَ، أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ تَعَالَى، وَقَدْ قَالَ: وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Ta'ala, Tuhan yang telah mengatur alam secara paripurna, dengan misteri lika-liku kehidupan di dalamnya.  Namun, karena kebesaran rahmat Allah-lah, pada hari yang penuh berkah ini, kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan melaksanakan ibadah shalat Jumat dengan khidmat.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada teladan agung kita, Nabi Muhammad saw, sang pembawa lentera rahmat bagi seluruh alam. Semoga  Allah juga melimpahkan keberkahan kepada keluarga beliau, para sahabat yang setia memperjuangkan ajaran Islam, serta para ulama yang telah berkorban menjaga kemaslahatan umat sepanjang zaman.

Pada kesempatan yang mulia ini, khatib berpesan kepada diri pribadi dan kepada seluruh jamaah sekalian, marilah kita terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt dengan melaksanakan segala perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, agar kita menjadi insan yang beruntung nan bahagia. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 189:

وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya: “Dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Puasa yang kita kerjakan selama bulan Ramadhan ini memiliki banyak manfaat. Selain membentuk kita menjadi insan yang bertakwa, dengan berpuasa juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh, menumbuhkan rasa empati kepada sesama, serta mempererat ikatan silaturahmi keluarga. Karena dalam sebulan penuh kita dilatih, ditempa, dan dianjurkan untuk melaksanakan semuanya.

Memang secara manusiawi, melaksanakan puasa sangat melelahkan. Bagaimana tidak, selama sehari, dari terbit fajar sampai tenggelamya mentari, kita tidak diperkenankan melakukan hal-hal yang menurut umum itu lezat, seperti: makan, minum, dan bergaul bersama istri. Dan itu kita lakukan selama sebulan.

Namun ternyata, terdapat tiga kebahagiaan yang disimpan oleh Allah untuk hamba-Nya di balik kelelahan dalam berpuasa ini. Siapa saja yang mengerjakan puasa dengan serius, maka semua kebahagiaan itu akan ia rasakan. Adapun dua di antara kebahagiaan tersebut, disebutkan langsung oleh Allah, melalui hadits qudsi dan sisanya disebutkan secara tersirat oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

Dua kebahagiaan yang disebutkan secara langsung itu, berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bersumber dari Abu Hurairah:

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ: ... وَلِلصَّائِمِ ‌فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ حِينَ يُفْطِرُ، وَفَرْحَةٌ حِينَ يَلْقَى رَبَّهُ

Artinya: "Dari Nabi saw, ia bersabda: Allah berfirman: 'Dan teruntuk orang yang berpuasa itu ada dua kebahagiaan: bahagia ketika berbuka dan bahagia ketika bertemu dengan tuhannya'.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Mazharuddin Az-Zaidani dalam kitab Al-Mafatih fi Syarhil Mashabih, jilid III halaman 9-10, menjelaskan, ada dua hal yang menyebabkan orang yang berpuasa menjadi berbahagia saat berbuka, yaitu: pertama, bahagia sebab sudah diperkenankan makan dan minum. Karena pada dasarnya, manusia akan merasakan kenikmatan makan dan minum setelah ia benar-benar menderita sebab lapar dan haus.

Kedua, bahagia sebab diberikan pertolongan (taufik) untuk menyelesaikan kewajiban puasa di hari tersebut.

Adapun kebahagiaan yang timbul karena pertemuan dengan Allah, Az-Zaidani menyebutkan, hal itu terjadi karena pemberian pahala untuk orang-orang yang berpuasa. Az-Zaidani menegaskan, kebahagiaan yang dirasakan manusia ketika bertemu dengan Tuhan, tidak bisa digambarkan dengan ibarat apapun.

 

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Selain kebahagiaan saat berbuka dan bertemu dengan Allah, ternyata orang-orang yang berpuasa juga akan disediakan surga khusus untuk mereka. Disebutkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dalam haditsnya, diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bersumber dari Sahl bin Sa’d:

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فِي الْجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى ‌الرَّيَّانَ، لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُونَ.

Artinya: "Dari Nabi saw, ia bersabda: 'Di surga itu ada delapan pintu. Di antaranya, ada yang bernama Ar-Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa'."

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah

Ibnul Mulqin dalam kitab At-Taudhih li Syarhil Jami’is Shahih, jilid XIII halaman 38, menjelaskan, kata Ar-Rayyan dalam hadits berarti hilangnya rasa dahaga. Ibnul Mulqin menambahkan, alasan pemilihan kata Ar-Rayyan untuk nama pintu surga, sebab di dalamnya kelak orang-orang yang berpuasa tidak akan pernah lagi merasakan haus dan lapar selamanya.

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh AllahSekali lagi, puasa ialah ibadah istimewa, banyak manfaat dan menjanjikan kebahagiaan bagi siapa saja yang mengerjakannya. Maka di bulan suci Ramadhan yang mulia ini, mari kita maksimalkan setiap aktivitas padanya dengan baik.

Dari sekian banyak kebahagiaan bagi orang-orang yang berpuasa, ada tiga hal yang pasti akan kita rasakan. Pertama, kebahagiaan saat lapar dan dahaga hilang semasa berbuka. Kedua, kebahagiaan ketika menerima balasan kebaikan langsung dari sisi Allah. Ketiga, kebahagiaan yang akan kita rasakan ketika dimasukkan ke dalam surga Ar-Rayyan, yang menyebabkan kita tidak akan pernah haus dan lapar lagi selamanya.

Karena itu, jangan sampai kita melalaikan bulan suci Ramadhan ini. Sebab belum tentu, kesempatan ini kita temukan di tahun depan. Anggaplah Ramadhan ini, sebagai episode terakhir kita bertemu dengannya. Supaya kita berusaha menghiasinya dengan ibadah yang serius.

بَارَكَ اللّٰهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

 

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا المُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللّٰهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَّى بِمَلَآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعَالَى إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيَآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلَآئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّٰهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيِّ وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِيْ التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خَآصَّةً وَسَائِرِ الْبُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَآمَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَ اِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِيْ الْقُرْبٰى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوْا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ وَ اللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

(Fahmi Firdaus )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement