JAKARTA — Malam Nuzulul Quran menjadi salah satu momen penting di bulan Ramadhan, yang memperingati turunnya wahyu pertama Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Momentum suci ini dirayakan tepat tanggal 17 Ramadhan, menjadi kesempatan emas umat Islam memperbanyak tilawah, doa, dan muhasabah diri agar layak menerima petunjuk Ilahi.
Jika diamati, di dalam Al-Qur'an terdapat surat Makiyah dan surat Madaniyah, artinya Al-Qur'an diturunkan di kota Mekah dan Madinah. Surat Makiyah diturunkan selama 9 tahun, sedangkan surat Madaniyah diturunkan selama 10 tahun.
Berikut adalah dua tahap turunnya Al-Qur'an:
Saat itu Nabi Muhammad SAW tidak bisa membaca sehingga Allah SWT memerintahkan kepada Nabi untuk membaca melalui surat Al-‘Alaq. Turunnya surat itu juga sebagai penanda diangkatnya kenabian Nabi Muhammad SAW.
Dasar dari peringatan Nuzulul Qur’an di tanggal 17 Ramadhan adalah tafsiran dari QS. Al-Anfal: 41.
وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِي...ُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: “Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Berikut jadwal jatuhnya malam Nuzulul Quran pada Ramadhan tahun ini:
Keutamaan malam Nuzulul Qur’an yaitu untuk mendapatkan pahala dan berkah dari Allah SWT. Umat muslim mengharapkan diampuni segala dosa dan pahala yang berlipat ganda.
Hal yang harus dilakukan pada malam Nuzulul Qur’an adalah:
I‘tikaf atau berdiam diri di masjid dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, melaksanakan salat malam seperti tahajud, hajat, dan lain sebagainya.
Malam Nuzulul Quran menjadi momen yang baik untuk berusaha menambah pahala dan berkah Allah SWT. Perbanyak tilawah, doa, dan taubat agar layak menerima hidayah Al-Qur'an.
(Rahman Asmardika)