Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amalan-Amalan yang Dapat Dilakukan Selama I’tikaf di Masjid

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |16:29 WIB
Amalan-Amalan yang Dapat Dilakukan Selama I’tikaf di Masjid
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA — Pada hari-hari penghujung Ramadan, sebagian umat Islam memilih untuk melakukan i’tikaf di masjid untuk memaksimalkan kegiatan ibadah mereka. I’tikaf pada dasarnya adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai ibadah, yang biasanya dilakukan pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Hal ini diriwayatkan oleh Aisyah ra. dalam hadis berikut:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشَرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللّٰهُ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

(رواه مسلم)

“Sesungguhnya Nabi saw. selalu beri’tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadan hingga beliau wafat. Kemudian istri-istri beliau melakukan i’tikaf setelah beliau wafat.” (HR. Muslim).

Dilansir dari laman resmi Muhammadiyah, para ulama sepakat bahwa orang yang melakukan i’tikaf, atau disebut mu’takif, hendaknya tetap berada di dalam masjid selama masa i’tikafnya. Hal ini karena inti dari i’tikaf adalah menetap di masjid untuk mengkhususkan waktu bagi ibadah dan meninggalkan kesibukan duniawi. Dengan berada di masjid, seseorang dapat lebih fokus pada kegiatan spiritual.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement