Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bacaan Sholawat Haji Lengkap dengan Amalannya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 19 April 2026 |15:27 WIB
Bacaan Sholawat Haji Lengkap dengan Amalannya
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Menginjakkan kaki di Baitullah, Makkah, dan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah adalah impian setiap Muslim. Selain persiapan finansial dan fisik, umat Islam yang menunaikan haji juga dianjurkan terus berdoa kepada Allah SWT agar dapat menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lancar dan baik.

Salah satu amalan yang populer di tengah masyarakat adalah pembacaan Sholawat Haji, sebuah bentuk sanjungan kepada Nabi Muhammad SAW yang dibarengi dengan permohonan agar dimudahkan untuk menjalankan ibadah haji.

Landasan Dalil Bersholawat

Bersholawat merupakan amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, bahkan diperintahkan oleh Allah SWT dalam firmannya di Surat Al-Ahzab ayat 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Innallaha wa malaikatahu yushalluna ‘alan-nabiy, ya ayyuhalladzina amanu shallu ‘alaihi wa sallimu taslima.

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."

Jadi sholawat haji ini merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus doa agar ibadah haji berjalan dengan lancar.

Bacaan Sholawat Haji

Sholawat haji atau Sholawat Al-Hajj adalah sholawat untuk memohon kemudahan berangkat haji dan umrah. Berikut bacaan sholawat yang dianjurkan:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ، وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ أَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ، فِي لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوغِ الْمَرَامِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin shalatan tuballighuna biha hajja baitikal haram, wa ziyarata qabri nabiyyika ‘alaihi afdhalush shalatu was salam, fi luthfin wa ‘afiyatin wa salamatin wa bulughil maram, wa ‘ala alihi wa shahbihi wa barik wa sallim.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan rahmat yang dengannya Engkau menyampaikan kami untuk berhaji ke Baitullah Al-Haram, dan menziarahi makam Nabi-Mu, atasnya seutama-utama rahmat dan salam, dalam kelembutan, kesehatan, keselamatan, dan tercapainya cita-cita, serta kepada keluarga dan para sahabatnya, dan berilah keberkahan serta keselamatan."

 

Amalan dan Tata Cara Pelaksanaannya

Berdasarkan panduan dari para ulama terdapat beberapa saran untuk mengamalkan sholawat ini agar lebih mustajab:

  • Dibaca Setelah Sholat Fardhu: Bacalah sholawat ini minimal 11 kali atau 33 kali secara istiqomah (konsisten) setiap selesai menunaikan sholat lima waktu.
  • Waktu Sepertiga Malam: Melaksanakannya setelah sholat Tahajud atau sholat Hajat di sepertiga malam terakhir sangat dianjurkan, karena waktu tersebut adalah waktu di mana pintu langit dibuka.
  • Konsistensi Bilangan: Sebagian ulama menyarankan untuk membacanya sebanyak 40 kali dalam satu waktu dengan penuh kekhusyukan dan keyakinan.
  • Keikhlasan Hati: Hal terpenting dalam amalan ini adalah menanamkan rasa rindu yang mendalam kepada Rasulullah SAW dan mengharap ridha Allah semata, bukan sekadar "transaksi" agar cepat berangkat.

Sholawat ini merupakan bentuk ikhtiar batin. Ikhtiar batin ini harus dibarengi dengan ikhtiar lahiriah, seperti menabung dan mendaftarkan diri secara resmi. Dengan memadukan doa, sholawat, dan usaha nyata, insyaAllah jalan menuju Baitullah akan dibukakan oleh Allah SWT.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement