Tidak banyak cerita yang bisa dibagi kepada kami, sebab Aidil beserta jamaah haji lainnya harus segera masuk ke bus usai acara pelepasan. Tapi, pemuda ini memberikan motivasi dan semangat kepada para kaum muda untuk dapat melaksanakan ibadah haji selagi mampu.
"Bagi saya, usia seseorang bukan menjadi penghalang untuk melaksanakan ibadah haji. Memang tidak semua orang bisa melaksanakan ibadah haji. Selagi muda banyak faktor yang membuat orang belum melaksanakan haji. Alhamdulillah saya diberikan Allah kemudahan. Keluarga mendaftar bersama dan tahun ini kami bisa bersama-sama berangkat," ujar pemuda yang berstatus mahasiswa fakultas psikologi ini, seperti Okezone kutip dari Kemenag.go.id, Selasa (7/8/2018).
Menurut Aidil, berhaji itu harus ditentukan dari kemantapan hati, biaya, dan lain sebagainya. Dirinya berharap kaum muda dapat memahami esensi dari berhaji. Kalau sudah paham, pasti dimudahkan.
"Yang pertama berhaji dari segi kemantapan hati, biaya, dan lain sebagainya tapi saya berharap sedini mungkin teman-teman dapat memahami apa itu haji, esensi dari berhaji itu apa. Ketika kita sudah mengetahuinya, insya Allah dimudahkan Allah," kata mahasiswa yang sedang menyusun skripsinya ini.