Masalah yang banyak dikeluhkan mereka yang berpuasa adalah susah bangun sahur, badan lemas, dan tidak bersemangat. Kondisi ini banyak dialami di minggu pertama puasa. Setelahnya? Insha Allah lebih lancar lagi.
Selain masalah tersebut, susah tidur di malam hari juga banyak dikeluhkan. Masalah ini yang kemudian berdampak pada kualitas tidur dan akhirnya membuat aktivitas di pagi hari menjadi kurang bersemangat saat puasa.
Anda mungkin susah untuk menghilangkan insomnia ini. Alhasil, Anda jadi sering tidak tidur di malam hari dan memanfaatkan waktu seusai solat Subuh untuk tidur. Jam tidur yang minim ini bisa menjadi pemicu masalah kesehatan, lho.
Solusi yang bisa ditawarkan ternyata bisa dari asupan makanan Anda saat berbuka puasa. Selasih atau basil atau beberapa orang menyebutnya "biji kodok" ternyata dipercaya bisa menjadi solusi terbaik mengatasi susah tidur.
Bahkan, dalam buku berjudul "Buku Pintar Sains dalam Alquran: Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah" karya Dr Nadiah Thayyarah, panganan yang satu ini disebut dalam firman Allah SWT berikut ini
{فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ (88) فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ (89
Artinya: "Ada pun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), maka dia memperoleh ketentraman dan rezeki serta kebun yang penuh kenikmatan." (QS Al Waqiah: 88-89).
Allah berfirman mengenai dzikir kepada-Nya tentang nikmat yang telah dihamparkannya di bumi untuk hamba-hambanya, "dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya". (QS Ar-Rahman: 12).
Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda, "Barang siapa ditawari selasih, maka janganlah menolaknya, karena dia ringan dibawa dan harum baunya." (HR. Muslim).
Abu Utsman An-Nahdi meriwayatkan, Rasulullah bersabda, "Jika salah satu dari kalian diberikan selasih maka jangan menolaknya, karena itu berasal dari surga." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
Pemanfaatan selasih atau basil ini ternyata banyak di berbagai belahan dunia. Banyak orang Amerika dan Eropa menggunakan selasih untuk obat penenang perut. Selasih juga dapat meredakan sakit perut. Nah, untuk manfaat ini, cara membuatnya ialah rebus daun selasih beberapa menit dan campurkan dengan madu dan diminum.
Di Italia dan Yunani, daun selasih dimasak. Di Eropa, daun selasih digunakan juga sebagai penyedap masakan agar menghasilkan makanan dengan citarasa yang lezat. Adapun bubuk selasih kering ditambahkan ke sup, salad, dan lainnya.
Selain disebut dengan selasih atau basih, ternyata orang Irak dan Syam menyebut tumbuhan yang satu ini dengan hadaq. Penduduk di sana percaya tumbuhan ini berasal dari India. Secara ilmiah, selash ini termasuk dalam tumbuhan herbal aromatik dari jenis Lamiaceae yang ditanam untuk tanaman hias.
Masyarakat Irak dan Syam biasa memanfaatkan hadaq untuk penyedap makanan dan dicampurkan ke dalam sup, sosis, dan salad. Minyaknya yang berwarna keemasan biasa dipergunakan untuk campuran minyak wangi.
Di samping itu, beberapa sumber juga menjelaskan kalau selasih ini dipercaya mampu mengatasi masalah tidur atau insomnia. Ini karena selasih dianggap mampu menenangkan dan meringankan sakit kepala. Selasih juga dianggap baik untuk mengatasi pilek dan masuk angin.
Di momen Ramadan seperti ini, konsumsi selasih bisa dalam bentuk minuman segar. Selasih bisa dicampurkan dalam es timun suri atau sirup manis favorit Anda. Rasanya yang khas ternyata memberi manfaat baik untuk kesehatan. So, jangan lupa minum selasih saat berbuka puasa nanti, ya.
(Helmi Ade Saputra)