Laksamana Zheng He, Penemu Amerika dan Penyiar Islam di Indonesia

Annisa Aprilia Nilam Sari, Jurnalis
Senin 22 Juli 2019 01:42 WIB
Laksamana Zheng He
Share :

Ketika Ma He berusia 10 tahun, pasukan Dinasti Ming menangkapnya saat penggerebekan militer di Yunnan. Mereka membawanya ke Nanjing dan di sana ia melakukan pelatihan militer. Setelah itu, mereka membawanya ke Beijing untuk melayani Zhu Di, Pangeran Yan dan putra ke-4 dari kaisar pendiri Dinasti Ming.

Berkat kemampuan, kesetiaan, kejujuran, integritas dan kecemerlangannya, Ma He menjadi sahabat dan pengawal pribadi pangeran muda. Selama waktu dan periode inilah kecerdasan, kebijaksanaan, dan kemampuan kepemimpinan Ma He menjadi terlihat. Setelah semua kampanye dan pertempuran yang dipimpinnya dan diperjuangkan pihak Pangeran Zhu Di selama 4 tahun, Ma He menjadi komandan militer paling kuat di Cina.

Ketika Pangeran Zhu Di menjadi Kaisar Dinasti Ming yang baru, ia memutuskan untuk menghargai semua perwira dan pejabat yang mendukungnya. Ma He adalah salah satunya. Pada 1404, Kaisar baru menghadiahinya sebagai "komando tertinggi Badan Rumah Tangga Kekaisaran".

Zhu Di juga memutuskan untuk mengubah nama Ma dan memberinya gelar barunya: Zheng. Itu adalah cara Zhu Di untuk berterima kasih kepadanya atas semua yang dia lakukan dan sebagai simbol kehormatan kekaisaran. Sejak saat itu Ma He menjadi 'Zheng He'.

Diskusi politik yang ia lakukan dengan Zhu Di, pengalaman militer yang ia lakukan, hubungannya dengan orang-orang berpengetahuan, berdagang dengan pedagang dan semua kemampuan yang ia kembangkan di masa kecilnya hanya akan membuka pintu dan cakrawala baru baginya: menjelajahi dunia.

Kaisar memilihnya sebagai komandan ideal untuk pelayaran besar ke arah barat. Setelah ia menjadi komandan paling kuat di Tiongkok, ia menjadi penjelajah maritim terhebat di Tiongkok. Laksamana Zheng He, menjadi gelar barunya. Zhu Di menganggap Zheng He bertanggung jawab atas semua urusan maritim.

Zheng He mempersiapkan semuanya dengan sangat hati-hati sebelum dia menyelesaikan misinya sebagai penjelajah. Dia membuat beberapa studi terperinci tentang peta angkatan laut yang ada, navigasi astro, kalender timur dan barat, astronomi, geografi, ilmu kelautan, uji coba, pembuatan kapal dan perbaikan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya