Lebih lanjut sekedar informasi, Shrabani Basu menemukan sosok Abdul Karim ketika dia sedang melakukan riset buku pertamanya. Sebelumnya, sosok Abdul tak banyak diketahui karena upaya rumah tangga kerajaan menutupi keberadaan Abdul.
Putra Ratu Victoria, Edward, misalnya, langsung meminta surat apa pun terkait Ratu dan Abdul dibakar. Abdul dan keluarganya juga diusir dari rumah yang diberikan oleh Ratu Victoria kepadanya.
Shrabani pun menelusuri bukti-bukti dan catatan-catatan, hingga dia dapat menyusun cerita lengkap.
Setelah bukunya selesai, pihak Kerajaan Inggris membaca tulisannya dan memberikan beberapa saran perubahan. Shrabani menuruti masukan itu untuk meluruskan beberapa fakta sejarah. "Tapi ketika mereka minta saya mengubah isinya, saya tidak melakukannya," kata dia.
Beberapa saat setelah diterbitkan, ahli waris Abdul pun menghubunginya dan memberikan diari Abdul. Shrabani kemudian merombak bukunya untuk memasukkan suara Abdul. "Saya awalnya tak percaya ketika ada yang mengaku ahli waris Abdul, tapi kemudian mereka membawa bukti-bukti yang sangat menyakinkan. Banyak sekali hal baru yang terungkap dari diari Abdul," kata dia.
(Abu Sahma Pane)