Sedianya replika kapal nelayan Makassar akan dipajang di galeri Museum Islam Australia dalam waktu dekat. Lokasinya di lantai 2, persis di depan papan penjelasan tentang masuknya Islam pertama kali ke benua Australia.
Selain para nelayan dan pedagang Makassar, kata Dr Mahmoud Mohammed, para imigran muslim dari berbagai Negara jajahan Inggris di Afrika juga sudah mulai datang ke Australia pada akhir abad ke 17. Disusul para penunggang unta dari Afghanistan yang punya andil besar dalam penyebaran Islam di Australia pada abad ke 18.
Tenaga mereka dibutuhkan untuk mengendalikan unta yang efektif membawa barang dan proyek pembangunan rel kereta api di pedalaman Australia dengan medan berat berupa gurun. Di antaranya proyek pembangunan jaringan rel kereta api antara Port Augusta dan Alice Springs, yang kemudian dikenal sebagai Ghan. Jalur kereta api dilanjutkan hingga ke Darwin pada 2004.