“Masing-masing punya plus minusnya. Kalau bisa, minus saya bisa ditutupi dengan plus nya beliau. Dan bagaimana pun, tanggung jawab akhirnya ada di saya,” imbuhnya.
Ke depan Fachrul Razi akan melakukan pembenahan internal maupun eksternal secara simultan. “Itu (pembenahan internal) tidak saja dijadikan titik awal berangkat. Seolah-olah ini dulu, baru yang lain. Tidak begitu, ini simultan saja. Pembenahan ke dalam jalan, pembenahan ke luar juga jalan,” katanya.
Sementara itu Presiden Joko Widodo Zainut Tauhid telah menunjuk Zainut Tauhid sebagai wakil menag (wamenag). Figur tersebut merupakan salah satu tokoh Islam dari Nahdatul Ulama (NU). Ia sempat menjabat Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada 1988-1996.