"Mempunyai juru dakwah yang berilmu adalah impian saya. Coba nanti kalau ada penataran juru dakwah kita kasih tahu. Dia harus betul-betul menambah ilmunya di bidang terkait yang dibutuhkan," ucapnya.
Bukan hanya ilmu agama, menurut Fachrul Razi, para juru dakwah juga harus melengkapi diri dengan ilmu lainnya. Misalnya jika ingin berceramah padahal menyangkut perihal ekonomi, maka juru dakwah itu perlu melengkapi diri dengan ilmu pengetahuan ekonomi. "Ini penting, agar jangan sampai kita menyesatkan masyarakat," kata Menag.
(Abu Sahma Pane)