"Ini merupakan tugas OKI dan kita semua untuk mempertahankan kehormatan dan melindungi hak semua muslim, minoritas, dan masyarakat, termasuk orang-orang Rakhine di Myanmar, Kashmir, Uighur, dan Siprus Turki, minoritas Turki di Thrace Barat, dan muslim yang ada di Amerika dan Eropa," tambah Cavusoglu
Cavusoglu menambahkan, Turki, sebagai anggota aktif OKI terus berjuang melawan Islamofobia.
OIC sendiri didirikan pada tahun 1969, OIC merupakan organisasi antar pemerintah terbesar kedua setelah PBB dengan 57 negara anggota dari empat benua. Tugas OIC untuk mempertahankan kehormatan dan hak semua bangsa Muslim, minoritas, dan masyarakat.
(Dyah Ratna Meta Novia)