Rasulullah SAW: Tidur Pagi Itu Menghalangi Rezeki

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Jum'at 29 November 2019 08:13 WIB
Ilustrasi. Foto: Daily Express
Share :

SEBAGIAN orang karena biasaan, menjadikan malam sebagai waktu beraktivitas alias begadang, kemudian ia tidur pada paginya hingga sore datang.

Lalu bagaimana pandangan Islam mengenai orang yang biasa menjadikan pagi sebagai waktu tidur? Islam adalah agama yang komprehensif, setiap sudut aspek kehidupan sudah memiliki aturan yang sesuai dengan kehidupan manusia.

Termasuk dalam pembagian waktu, dalam QS Al An’am ayat 96 disebutkan:

فَالِقُ الْإِصْبَاحِ وَجَعَلَ اللَّيْلَ سَكَنًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

“Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.”

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Namun nyatanya tidak semua orang bisa mengamalkan kandungan ayat tersebut. Bahkan tidak jarang yang mengamalkan kebalikannya, yakni malam untuk begadang mengerjakan sesuatu dan menjelang pagi atau selepas Subuh adalah waktu untuk tidur.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya