HIDUP memang penuh ujian, salah satunya bisa jadi seorang Muslim jadi korban prasangka buruk atau korban dari pelaku yang mencari-cari kesalahan. Masalah seperti ini kerap terjadi dalam kehidupan sosial.
Menyikapi masalah hal tersebut, pendakwah asal Muhammadiyah, Muhammad Rahman mengatakan, dosa hukumnya jika seorang Muslim sering mencari-cari kesalahan orangalain.
"Dosa besar hukumnya. Seorang Muslim harusnya saling menghormati," katanya kepada Okezone beberapa waktu lalu
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Hal ini disebut dengan Tajassus, yakni orang yang sering mencari-cari kesalahan makhluk sesamanya dengan cara memata-matai. Nah, agar terhindar dari problem seperti ini, terdapat doa agar Muslim terlindung dari tajassus, yaitu dengan membaca doa perlindungan dari fitnah.
Doa itu adalah
رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Rabbanâ lâ taj‘alnâ fitnatal lil qaumidh dhâlimîn wa najjinâ birahmatika minal qaumil kâfirîn
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari (tipu daya) orang-orang kafir.”
Doa di atas diambil dari Surat Yunus ayat 85-86. Ayat sebelumnya menjelaskan para pengikut Nabi Musa yang sedikit merasa ketakutan karena Fir’aun kerap melakukan fitnah dan menzalimi mereka.
Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.
(Abu Sahma Pane)