Larangan Merasa Rendah di Hadapan Orang Kaya

, Jurnalis
Senin 16 Desember 2019 20:12 WIB
Harta melimpah (Foto: Jewelry Buyer)
Share :

Kedua, karena kekayaan berupa harta benda bukanlah kekayaan yang sebenarnya.

Rasulullah SAW telah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abi Hurairah:

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

Artinya: “Bukanlah yang dinamakan kaya itu karena banyak harta, tetapi yang dinamakan kaya sebenarnya adalah kayanya jiwa.”

Hal-hal spiritual seperti: keimanan, ketakwaan, kesabaran, sikap tawakal, kesalehan, keramahan, kedermawanan dan sebagainya, itu jauh lebih berharga daripada hal-hal yang bersifat duniawi seperti harta benda atau kekayaan. Di hadapan Allah SWT harta manusia tidak ada artinya hingga harta itu benar-benar dikonversi menjadi harta spiritual berupa amal-amal kebaikan.

Ketiga, karena mengakibatkan orang-orang miskin tidak dihargai dalam masyarakat.

Jika sikap menghormati orang kaya karena kekayaannya dibenarkan, maka akan timbul sikap sebaliknya yakni orang-orang yang tidak kaya atau miskin tidak dihargai. Dan inilah yang terjadi di masyarakat banyak orang miskin direndahkan dan dilecehkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya