MUSIM hujan telah tiba di Indonesia, dan sesekali cuaca tersebut disertai angin kencang. Ini merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di seluruh Nusantara.
Hanya saja perlu diketahui bahwa agar angin kencang tidak menimbulkan mara bahaya, sebaiknya umat Muslim memperbanyak amalan doa.
Dikutip dari akun resmi Instagram Nahdatul Ulama, @nuonline_id, Rasulullah SAW mengajarkan kepada umat Islam agar selalu berdoa ketika menghadapi angin kencang. Seperti diriwayatkan dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawi halaman 152 sebagai berikut:
Ilustrasi. Foto: Istimewa
عن أبي هريرة رضى الله عنه قال سمعت رسوالله صلى الله عليه وسلم يقول الريح من روح الله تعالى تأتي الرحمة وتأتي العذاب، فإذا رأيتموها فلا تسبوها وسلواالله خير ها واستعينوا با لله من شرها
Artinya, “Abu Hurairah RA berkata, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Angin adalah nikmat dari Allah SWT yang kadang mendatangkan rahmat dan kadang mendatangkan ujian. Karena itu apabila kalian menyaksikan, maka jangan dicaci maki, tapi perbanyaklah meminta kepada Allah kebaikan dengan adanya angin dan memohon perlindungan kepada-Nya dari angin yang tidak baik."
Pada riwayat lain dijelaskan bahwasannya Nabi Muhammad SAW ketika menghadapi angin yang sangat kencang, ia berdoa. Bacaan doa menghadapi angin kencang tersebut yakni.
أللهم لقحا ولا عقما
Allâhumma laqhan walâ 'aqaman
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ini sebagai angin ini membawa air (turun hujan) dan tidak membawa malapetaka."
(Abu Sahma Pane)