Dampak COVID-19, Gereja hingga Masjid Libur untuk Sementara

Adityo Bagas, Jurnalis
Rabu 19 Februari 2020 14:00 WIB
Dampak COVID-19, Gereja dan Masjid Libur untuk Sementara (Foto: Bernama)
Share :

Tak kalah berbeda, kuil Suzumushi atau yang biasa disebut kuil Jangkrik, juga sangat sepi dikunjungi oleh para jemaah serta pengunjung. Justru di sana terdapat sebuah papan yang dipasang langsung oleh WHO, yang bertuliskan: "Karena dampak COVID-19, maka kegiatan beribadah ditunda sementara."

"Akibat adanya penyebaran virus Korona, kali ini jemaah yang hadir beribadah sangat sepi, hanya beberapa orang saja, karena mereka takut akan terinfeksi virus tersebut," ungkap Siegfred Arellano, pendeta di gereja Binondo Chinatown, Filipina.

Namun, setelah melakukan konsutasi di Konferensi Wali gereja Katolik Filipina, mereka mengumumkan dan mengambil langkah agar jemaat yang hadir disarankan untuk tidak bersentuhan atau melakukan kontak fisik dengan jemaah lain.

Di Hong Kong, para pendeta menyetujui untuk para jemaat agar melakukan ibadah di hari Minggu secara online, dan para jemaat yang memilih untuk pergi ke gereja, disarankan untuk memakai masker dan tidak melantunkan nyanyian yang panjang, karena virus Korona bisa saja menyebar melalui pernapasan.

Gereja Protestan yang berada di Seoul, Korea, telah ditutup dan para jemaat beralih beribadah via online. Hal itu dilakukan setelah salah satu jemaah dinyatakan positif terkena virus.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya