Umrah merupakan bagian ibadah bagi umat Islam yang sudah ditentukan syarat dan rukunnya, seperti miqat, thawaf, salat sunah di maqom Nabi Ibrahim AS, sai hingga tahalul.
Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, dari semua rangkaian umrah yang disebutkan tadi jamaah sangat dianjurkan agar salat sunah di maqom Nabi Ibrahim.
"Disunahkan untuk melakukan salat sunah sebanyak dua rakaat di belakang maqom Nabi Ibrahim AS," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.
Rasulullah SAW bersabda,
وَاتَّخِذُواْ مِن مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Wattakhidzuu mim-maqoomi Ibraahiima mushallaa
Artinya: "Dan jadikanlah bagian dari makam Ibrahim itu sebagai tempat salat." (HR. Muslim dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma)
Namun sejatinya, maqom Nabi Ibrahim ini bukanlah makam atau kuburan. Maqom ini merupakan tempat berdirinya Nabi Ibrahim ketika membangun Kakbah.
Lebih lanjut, kata Ainul Yaqin, sebenarnya tidak ada doa khusus ketika berada di maqom Ibrahim karena pada hakikatnya semua doa adalah baik. Namun ada beberapa bacaan (doa) yang bisa diucapkan ketika berada di tempat tersebut.
Berikut ini adalah doa ketika melintasi maqom Nabi Ibrahim AS. Para jamaah haji atau umrah disunahkan untuk membacanya,
رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا. وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj‘allii min ladunka sulthaanan nashiiraa wa qul jaa’al-khaqqu wazahaqal-baathilu innal-baathila kaana zahuuqaa
Artinya: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap."
Atau bisa juga membaca doa ini:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَم
Allaahummaghfir liy wa Antal A’azzul Akrom
Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, dan Engkau yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia." (HR. Al-Baihaqi).
(Dyah Ratna Meta Novia)