Seperti dilansir dari Laduni.id, namun bagi sebagian ulama khususnya dari kalangan Shufi, mereka lebih memilih untuk menerima apapun yang diberikan oleh Allah dan tidak menuntut apapun dari musibah sebagai bentuk luhurnya etika kepada Allah.
Syekh Ibnu Athaillah Assakandari berkata,
كيف تطلب العوض على عمل هو متصدق به عليك؟
Bagaimana mungkin engkau meminta ganti kepada Allah atas perbuatan padahal Allah-lah yang memberikan perbuatan itu kepadamu? (Al-Hikam, maqalah 253)
(Dyah Ratna Meta Novia)