Maka, terang dia, ia hanya ingin menyampaikan suatu hal. Sejatinya ombak tak terlalu besar, cuma perahu kita yang terlalu kecil.
Ujian Allah tidaklah berat. Hanya iman kita yang terlalu lemah.
"Ingat jangan terlalu cemas, karena kecemasan hanya ilusi buruk tentang masa depan. Daripada buang waktu memikirkan kecemasan yang belum pasti terjadi lebih baik mempersiapkan diri untuk menghadap," pungkas Gus Miftah.
(Dyah Ratna Meta Novia)