Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa saat Naik Kendaraan untuk Bepergian

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |12:06 WIB
Doa saat Naik Kendaraan untuk Bepergian
Ilustrasi. (Foto: Pinterest)
A
A
A

JAKARTA — Perjalanan dan bepergian merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, baik untuk bekerja, menuntut ilmu, beribadah, hingga bersilaturahmi. Moda yang digunakan untuk bepergian pun beragam, mulai dari menunggang hewan, mobil, motor, kereta, hingga pesawat.

Apapun moda perjalanan yang digunakan, Islam mengajarkan agar perjalanan dimulai dengan doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Dengan membaca doa bepergian, kita berharap kepada Allah agar diberi keselamatan, kelancaran, dan dijauhkan dari bahaya selama dalam perjalanan.

Sebagaimana yang dibaca oleh Rasulullah SAW, berikut bacaan doa bepergian sebagaimana dilansir dari laman resmi MUI:

1. Membaca takbir tiga kali:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

"Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar."

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.”

2. Saat berangkat bepergian membaca doa ini:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هٰذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ. اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَىٰ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَىٰ. اللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ. اللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ. اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

"Subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun. Alloohumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzaal birro wat-taqwaa, wa minal 'amali maa tardhoo. Alloohumma hawwin 'alainaa safaranaa haadzaa, wathwi 'annaa bu'dah. Alloohumma antash-shoohibu fis-safari, wal kholiifatu fil ahli. Alloohumma innii a'uudzu bika min wa'tsaa-is safari, wa ka-aabatil man-dzori, wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli."

Artinya: “Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah bagi kami jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman pendamping dalam perjalanan, dan penjaga keluarga yang kami tinggalkan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta kepulangan yang buruk pada harta dan keluarga.”

Dalam Shahih Muslim, doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA. Disebutkan bahwa apabila Rasulullah SAW telah berada di atas kendaraan untuk bepergian, beliau bertakbir tiga kali, lalu membaca doa tersebut.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement