Orang yang berpuasa bukan saja berpotensi untuk menjadi lebih sehat secara jasmani maupun ruhani. Tapi juga mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan. Ada dua kebahagiaan bagi mereka yang berpuasa sebagaimana disabdakan oleh Nabi SAW.
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ : فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
"Bagi yang berpuasa ada dua kebahagiaan. Kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu Tuhannya." (HR. Imam Muslim)
Pertama kebahagiaan itu ia dapatkan saat dia berbuka puasa. Rasa senang dan bahagia muncul dari dalam diri setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Bisa kembali makan dan minum serta berhubungan suami istri. Tapi kebahagiaan jenis ini ialah ialah kembali mendapatkan kenikmatan secara jasmani.
Kedua, kebahagiaan saat bertemu Allah Swt. Sejatinya tidak ada nikmat di akhirat yang ditunggu-tunggu seorang muslim melainkan bertemu kekasih yang dicintai-Nya. Bahkan kebahagiaan ini tak ternilai jika dibandingkan dengan surga yang merupakan ciptaan-Nya.
وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ نَّاضِرَةٌ