Berniaga dengan Allah Tidak Akan Pernah Merugi

, Jurnalis
Jum'at 08 Mei 2020 11:12 WIB
Share :

Pembaca yang berbaik hati. Pandemi corona (Covid-19) di Indonesia mengakibatkan perubahan pola bekerja, pola belajar dan pola beribadah.

Mau tidak mau, semua orang harus melakukannya di rumah; bekerja dari rumah, belajar dan beribadah di rumah. Namun ternyata, banyak orang juga kehilangan pekerjaannya. Terlebih orang-orang yang mencari nafkah dengan cara harian.

Atas dasar keprihatinan dengan krisis Covid-19 ini, sekelompok anak muda yang digagas oleh Nabil dan kawan-kawannya mendirikan Dapur untuk Rakyat. Sudah satu bulan, sejak 8 April 2020 dapur yang menyediakan nasi bungkus ini berdiri dan menebar kebaikan. Menurut Nabil, sudah 16 ribu lebih bungkus nasi yang disedekahkan kepada orang-orang yang berhak mendapatkannya.

Nabil bercerita, ada seorang bapak datang ke lokasi dapur untuk rakyat beserta istri dan anaknya. Mereka terlihat dari keluarga yang kurang mampu. Mereka datang dari Pondok Ranji, sekitar enam kilometer dari lokasi dapur untuk rakyat. “Bapak itu minta dua bungkus nasi, kami kasih mereka tiga bungkus,” ungkap Nabil.

Gerakan @untukrakyat_ ini bermula dari keresahan Nabil dan teman-temannya. Alumnus UIN Jakarta ini awalnya menyewa tempat untuk bisnis kafé. Belum genap satu bulan, usaha kafe itu tidak boleh lagi beroperasi disebabkan Covid-19. Nabil dan teman-temannya berpikir bagaimana cara agar tempat yang sudah disewa untuk satu tahun ke depan ini dapat dimanfaatkan dengan sabaik-baiknya. Maka kemudian tercetuslah ide berderma ini.

Awalnya para relawan yang kebanyakan laki-laki ini tidak bisa memasak. Mereka mengandalkan resep masakah yang ada di Google dan Youtube. Mereka pun masak dan kemudian membagikannya kepada orang-orang yang terdampak Covid-19. “Kami sadar bahwa banyak orang yang membutuhkan makanan di saat krisis ini,” ungkap mantan ketua BEM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya