وَٱلشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ
Wasy-syamsu tajrī limustaqarril lahā, żālika taqdīrul-'azīzil-'alīm
Artinya: "Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." (QS. Yasin: 38).
Ayat tersebut dalam bahasa Arab yang digunakan ialah 'mustaqarr', artinya tempat atau waktu yang telah ditentukan. Oleh karenanya Alquran mengatakan, matahari berjalan menuju waktu yang telah ditentukan.
Hingga sampai pada waktu tertentu, matahari akan berakhir, redup atau padam. Selain itu dalam ilmu sains juga menjelaskan, bahwa benda-benda di alam semesta terbentuk akibat terjadinya peristiwa Big Bang atau ledakan besar.