Tiba waktu di mana Renaldo diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Ketika itu waktu Maghrib menjelang Isya. Dia mendengar suara azan Sholat Isya dan merasa tersentuh hatinya sampai menangis.
"Gua dengar azan Isya dan nangis. Gua mikir ini cuma perasaan saja dan masih menolak. Tapi waktu itu ingin menyebut Tuhan Yesus itu terasa berat," ujarnya.
Baca juga: Ini Dia 5 Muslim Pesepakbola yang Tampil Gemilang di Chelsea
Renaldo merasakan sesak di dada dan mendengar suara "Allahuakbar" secara berulang kali dari dalam hati. Lalu ia membasuh mukanya dengan air, seketika pandangannya mengenai agama Islam menjadi berubah. Semenjak itu Renaldo merasakan bahwa hal tersebut merupakan sebuah hidayah.
Setelah kejadian tersebut Renaldo meminta izin kepada keluarganya untuk berpindah agama menuju agama Islam. Mendengar hal tersebut ayah Renaldo menangis sampai terisak-isak. Ia menjelaskan tidak pernah melihat ayahnya sangat sedih sampai menangis.
"Gua seumur hidup ngelihat bokap gua nangis yang terisak-isak yaitu ketika gua meminta izin untuk memeluk Islam," ucapnya.
Renaldo menceritakan bahwa keluarganya menganggap dirinya telah diguna-guna dan tidak benar bersungguh-sungguh untuk berpindah agama. Hal tersebut wajar dikatakan oleh keluarganya karena menganggap Renaldo meminta izin secara mendadak. Hari Minggu masih ke gereja, hari Rabu-nya ia meminta untuk berpindah agama.
Baca juga: Masya Allah, Mantan Bek Liverpool Abel Xavier Raih Ketenangan Usai Masuk Islam
Secara perlahan keluarga mulai paham, dan menerima keputusan yang diambil oleh Renaldo. Bahkan kini keluarganya sering membangukannya ketika waktu subuh menjelang. Teman-teman Katolik Renaldo pun mulai memahami keputusan yang diambil.
Semua berkat kuasa Allah Subhanahu wa ta'ala. segala hal bisa saja terjadi. Renaldo sang aktivis yang sangat aktif di gereja bisa mendapat hidayah memeluk agama lain yang secara logika tidak akan bisa terjadi.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
إِذا قَضى أَمْراً فَإِنَّما يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Artinya: "Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: 'Jadilah' maka terjadilah ia." (QS Yasin: 82)
(Hantoro)