TIDAK ada yang lebih indah dan mulia seperti kita berkhidmah kepada guru atau orang-orang saleh. Siapa yang berkhidmah maka ia akan mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala serta diangkat derajat olehNya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk berdoa agar dijadikan bagian dari hamba-hamba Allah yang saleh. Jika belum bisa menjadi orang saleh, maka mintalah agar dipertemankan dan digabungkan dengan orang-orang yang saleh.
Berteman dengan orang saleh akan membawa dampak yang baik, karena teman itu akan memengaruhi teman lainnya. Jika berteman dengan orang saleh akan membawa kepada kebaikan, sebaliknya jika teman itu buruk akan membawa kepada keburukan.
Baca juga: Takwa dan Bakti pada Orangtua, Kunci Sukses Erdogan Memimpin Turki
Maka dari itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Seseorang dapat dinilai dari agama kawan setianya, maka hendaklah di antara kalian melihat seseorang dari siapa mereka bergaul,” (HR. Al-Hakim).
“Bahkan berapa banyak khidmah kepada malaikat, bisa mengungguli orang-orang yang berilmu tapi tidak berkhidmah," ucap Pimpinan Majelis Ahbaabul Musthofa, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, Habib Hasan bin Ismail Al-Muhdhor, dikutip dari akun YouTube, Ahbaabul Musthofa Channel.
Menjadi pribadi saleh tentu dambaan semua orang beriman mengingat dengan besarnya keutamaannya. Orang-orang saleh mendapat tempat mulia di sisi Allah Ta'ala karena ketaatannya dan senang beramal saleh. Berkhidmah akan mendapatkan keberkahan yang sangat besar, jika dilakukan dengan ikhlas, tawadhu dan penuh semangat.
Allah Ta'ala memuji orang-orang saleh dalam Alquran sebagaimana firmannya:
Artinya: "Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya, mereka akan ditempatkan bersama dengan orang-orang yang Allah anugerahi nikmat, yaitu para Nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang saleh. Mereka adalah sebaik-baik teman," (QS. An-Nisa: 69).
“Kita harus bangga melebihi bangganya orang-orang yang hhidmah kepada pejabat, Khidmah kepada orang kaya. Karena kita khidmah kepada orang yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mudah-mudahan Allah menganugerahkan kepada kita kesungguhan dalam berkhidmah, tawadhu dan semangat," tandasnya.
(Rizka Diputra)