Rezeki Mengalir Deras meski Terus Bermaksiat, Apakah Tanda Istidraj?

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis
Sabtu 22 Agustus 2020 19:04 WIB
Ilustrasi rezeki melimpah. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
Share :

Hasan Al Bashri dalam buku '400 Kebiasan Keliru dalam Hidup Muslim' karya Abdillah Firmanzah Hasan menyampaikan, "Seorang mukmin beramal taat dan ia dalam keadaan takut akan siksa Allah Subhanahu wa ta'ala. Sedangkan ahli maksiat dan selalu merasa aman dari murka Allah."

Allah Subhanahu wa ta'ala juga berfirman melalui Surah Al A'raf (7) Ayat 99 yang artinya: "Atau apakah mereka merasa aman dari siksaan Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang yang rugi."

Baca juga: Istikamah Sholat di Masjid meski Buta, Abdullah bin Ummi Maktum Bikin Khawatir Iblis 

Persoalan harta yang ada secara terus-menerus, Allah Maha Adil dan sudah menetapkan kepada semua golongan manusia, baik yang Allah cintai atau tidak dan beriman atau tidak.

"Dunia ini Allah bagi kepada semua, tidak ada kekhususan. Tapi Allah tidak berbagi keimanan kecuali terhadap orang yang Allah cintai," ujar Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah dalam ceramahnya, dikutip dari Youtube Jakarta Mengaji, Sabtu (22/8/2020).

Baca juga: Merasa Sempit Rezeki? Mungkin Ini Penyebabnya 

Pembedanya adalah jika mereka beriman dan bertakwa maka akan selamat. Lalu sebaliknya jika mereka beriman ataupun tidak dan kemaksiatan masih berjalan harus turut waspada karena mungkin Allah Subhanahu wa ta'ala sedang mempersiapkan azab yang besar jika tidak segera bertobat.

Tidak perlu merasa iri dengan orang yang hidupnya bergelimang harta karena setiap manusia mempunyai garis rezeki masing-masing. Semoga Allah Azza wa jalla menghindarkan semua Muslim dari sifat seperti itu dan menjadikan hamba-hambaNya selalu bertakwa. Aamiin.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya