SALAH satu amalan yang dianjurkan di bulan Muharram adalah puasa Tasua. Puasa sunah tersebut memiliki banyak sekali keistimewaan, di mana umat Islam akan memperoleh pahala dan keberkahan bagi yang mengamalkannya.
“Bulan Muharram adalah bulan mulia dan istimewa, Semakin banyak shaum sunnah yang dilakukan, termasuk puasa sunnah Tasua,” kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone, Jumat (28/8/2020).
Baca juga: Besok Puasa Sunah Tasua, Begini Niatnya
Lebih lanjut, bahkan Imam Asy-Syafi’I dalam Kitab Al-Umm, menyebutkan disunahkan shaum atau puasa, bukan hanya tasua dan asyura, namun tiga hari berturut-turut yaitu pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharram dengan dua alasan, yaitu:
Pertama, sebagai bentuk kehati-hatian terkait perbedaan penentuan masuknya awal bulan Muharam.
“Kedua, memperoleh pahala niat diri, untuk melaksanakan puasa sunah tiga hari dalam sebulan. Sesuai kesunnahan hadits,” terangnya.