4. Qiyamullail.
Bangun malam atau Qiyamullail saat Ramadhan sangat baik untuk stimulus hati, jiwa dan pikiran. Apalagi dengan melaksanakan sholat malam seperti sholat Tahajud, hati dan pikiran jernih dan senantiasa dalam pertolongan Allah.
Disebutkan dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
رَحِمَ اللهُ رَجُـلاً، قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى، وَأَيْقَظَ اِمْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ، فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِيْ وَجْهِهَا الْمَاءَ، وَرَحِمَ اللهُ اِمْرَأَةً، قَامَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ، وَ أَيْقَظَتْ زَوْجَهَا، فَإِنْ أَبَى نَضَحَتْ فِيْ وَجْهِهِ الْمَاءَ.
Artinya: “Semoga Allah merahmati seorang suami yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah merahmati seorang isteri yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila si suami enggan untuk bangun ia pun memercikkan air ke wajahnya”. (HR. Abu Dawud).
“Barokallohu fiikum semoga Allah menjadikan kita termasuk seorang hamba-Nya yang taat dan mendapat keberkahan bulan Ramadhan ini,” tutup Ustad Ady.
(Rani Hardjanti)