JAKARTA - Itikaf bukan di masjid apakah bisa dapatkan malam Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir Ramadhan karena terkendala tugas dan pekerjaan? Tentu semua muslim telah tahu keutamaan malam lailatul qadar yang luar biasa. Hanya satu malam tetapi sama nilainya dengan beribadah 1.000 bulan jika dikonversi ke tahun sekitar 83 tahun.
Umur manusia saja belum tentu sampai 83 tahun, maka sungguh sangat beruntung mereka yang mendapatkan malam lailatul qadar dan diisi penuh dengan ibadah.
Sebagian kaum muslimin mungkin bertanya-tanya, apakah ia bisa mendapatkan malam lailatul qadar sedangkan dia tidak itikaf di masjid. Tidak semua manusia bisa itikaf di masjid pada malam hari. Bisa jadi mendapatkan udzur semisal harus bekerja menjaga rumah sakit yang 24 jam atau petugas keamanan yang berjaga 24 jam.
Baca Juga: 10 Malam Terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW Bangunkan Fatimah dan Ali bin Abi Thalib
"Bisa juga orang tersebut memang sedang butuh dengan safar di jalan atau wanita yang sedang haid atau para istri yang sibuk mengurus anak dan bayi di rumah," ujar Ustaz dr Raenul Bahraen.
Jawabannya adalah mereka bisa mendapatkan malam lailtul qadar, karena itikaf di masjid bukanlah syarat untuk mendapatkan malam lailatul qadar dengan keutamaannya. Lailatul qadar terkait dengan waktu, bukan dengan tempat.