SURAT Al Baqarah berada di urutan kedua setelah Surat Al-Fatihah dalam Al-Quran. Surat Al-Baqarah berjumlah 286 ayat masuk dalam kategori Madaniyyah.
Salah satu ayat Surat Al Baqarah ayat 191 yakni ;
وَاقۡتُلُوۡهُمۡ حَيۡثُ ثَقِفۡتُمُوۡهُمۡ وَاَخۡرِجُوۡهُمۡ مِّنۡ حَيۡثُ اَخۡرَجُوۡكُمۡ وَالۡفِتۡنَةُ اَشَدُّ مِنَ الۡقَتۡلِۚ وَلَا تُقٰتِلُوۡهُمۡ عِنۡدَ الۡمَسۡجِدِ الۡحَـرَامِ حَتّٰى يُقٰتِلُوۡكُمۡ فِيۡهِۚ فَاِنۡ قٰتَلُوۡكُمۡ فَاقۡتُلُوۡهُمۡؕ كَذٰلِكَ جَزَآءُ الۡكٰفِرِيۡنَ
"Dan bunuhlah mereka di mana kamu temui mereka, dan usirlah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Dan janganlah kamu perangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu, maka perangilah mereka. Demikianlah balasan bagi orang kafir."
Baca Juga: Kisah Anggota Brimob Azankan Kelahiran Anak Lewat Ponsel saat Memburu Teroris
Imam Jalaluddin As-Suyuthi mengatakan bahwa konteks fitnah dalam ayat di atas ialah ketika sedang melaksanakan ihram. Dalam kondisi demikian umat Islam haram melakukan perbuatan tercela yaitu memfitnah, yang nilainya lebih kejam daripada pembunuhan.
Sementara itu ahli tafsir dan seorang pendidik Quraish Shihab dalam sebuah tulisannya menjelaskan, bahwa fitnah yang dilakukan dalam ayat ini ialah oleh orang-orang kafir. Mereka telah berusaha memfitnah agar orang-orang Mukmin keluar dari agama Islam dengan cara menyiksa, hingga mereka terpaksa lari dari tanah air dengan membawa agama mereka.