Macam-Macam Harakat atau Tanda Baca Alquran

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis
Kamis 27 Oktober 2022 10:25 WIB
Ilustrasi macam-macam harakat atau tanda baca Alquran. (Foto: Shutterstock)
Share :

MACAM-macam harakat atau tanda baca Alquran. Saat membaca sebuah kalimat, tentu memerlukan tanda baca agar tepat. Begitu pula ketika melafalkan huruf hijaiyah.

Harakat atau tanda baca yang disematkan dalam huruf hijaiyah diperlukan untuk memperjelas gerakan dan cara mengucapkan huruf tersebut. Kemudian nantinya memudahkan mempelajari dan memahami Alquran.

Adapun tanda baca atau simbol yang ditulis di atas ataupun di bawah huruf hijaiyah disebut harakat. Ada beberapa macam harakat yaitu fathah, dhammah, kasrah, fathatain atau tanwin fatah, dhammatain atau tanwin dhammah, kasratain atau tanwin kasrah, sukun, tasydid atau syaddah, dan tanda bacaan panjang lainnya.

Simak penjelasan dalam setiap harakat berikut ini, sebagaimana telah Okezone himpun: 

BACA JUGA:Viral Penjual di Jeddah Fasih Bahasa Sunda: Kadieu-Kadieu, Sok Atuh, Mangga 

BACA JUGA:Viral Pelayan Rumah Makan Sangat Ramah Layani Orang Gangguan Jiwa meski Bayar Pakai Koran Bertuliskan Rp100 Ribu 

1. Fathah ( ﹷ )

Fathah adalah harakat yang bentuknya menyerupai garis miring kecil dan letaknya di atas huruf hijaiyah. Fathah melambangkan bunyi huruf a. Dengan demikian, setiap huruf hijaiyah yang mendapat harakat fathah berbunyi /a/.

Contoh:

جَ

ثَ

تَ

ja

sa

ta

2. Dhammah ( ُ- )

Dhammah adalah harakat yang bentuknya menyerupai huruf wawu kecil ( و ) dan terletak di atas suatu huruf hijaiyah( ُ ). Dhammah melambangkan bunyi huruf u. Dengan demikian, setiap huruf hijaiyah yang berharakat dhammah berbunyi /u/.

Contoh:

رُ

زُ

دُ

ru

zu

du

3. Kasrah ( ِ- )

Kasrah adalah harakat yang bentuknya menyerupai garis miring kecil dan diletakkan di bawah suatu huruf Arab. Kasrah melambangkan bunyi huruf i. Dengan demikian, setiap huruf Arab yang berharakat kasrah berbunyi /i/.

Contoh:

طِ

ضِ

صِ

thi

dhi

shi 

4. Fathatain atau Tanwin Fathah ( ً- )

Fathatain atau tanwin fathah adalah harakat yang bentuknya menyerupai dua garis miring kecil dan berada di atas suatu huruf hijaiyah. Dibacanya atau berbunyi /-an/.

Contoh:

قً

فً

غً

عً

ظً

qan

fan

gan

‘an

zan

5. Dhammatain atau Tanwin Dhammah ( ٌ- )

Dhammatain atau tanwin dhammah adalah harakat yang tersusun dari dhammah dan nun mati serta ditulis di atas suatu huruf hijaiyah. Setiap huruf hijaiyah yang mendapat harakat dhammatain atau tanwin dhammah dibaca atau berbunyi /-un/.

Contoh:

وٌ

نٌ

مٌ

لٌ

كٌ

wun

nun

mun

lun

kun

6. Kasratain atau Tanwin Kasrah ( ٍٍ- ) 

Kasratain atau tanwin kasrah adalah harakat yang bentuknya menyerupai dua garis miring kecil dan berada di bawah suatu huruf Arab. Setiap huruf Arab yang mendapat harakat kasratain atau tanwin kasrah dibaca atau berbunyi /-in/.

Contoh:

طٍ

اٍ

ءٍ

يٍ

ذٍ

tin

in

in

yin

dzin 

7. Sukun ( ْ- ) 

Sukun adalah harakat yang bentuknya menyerupai huruf ha’ ( ه ) yang ditulis di atas suatu huruf Arab. Harakat sukun melambangkan fonem konsonan atau huruf mati dari suatu huruf.

Contoh:

سْ

لْ

كْ

قْ

فْ

s

l

k

q

f

8. Tasydid atau Syaddah ( ّ- )

Tasydid atau syaddah adalah harakat yang bentuknya menyerupai kepala huruf sin yang diletakkan di atas huruf Arab dan melambangkan penekanan pada suatu konsonan yang dituliskan dengan simbol konsonan ganda.

Contoh:

مَدَّ

مَرَّ

اَوَّ

اَنَّ

اَمَّ

madda

marra

awwa

anna

amma

9. Tanda Bacaan Panjang

Selain tanda baca di atas, ada juga simbol atau tanda baca yang melambangkan bacaan panjang. Tanda bacaan panjang tersebut dilambangkan dengan huruf alif ( ا ), wawu sukun ( وْ ), dan ya sukun ( يْ ).

Contoh:

بَتيْ

بَجُوْ

بُكُوْ

بَتَا

سَبَا

batii

bajuu

bukuu

bataa

sabaa

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya