MUNGKIN Anda pernah mendengar ungkapan "You are what are you eat." Anda adalah apa yang Anda makan. Oleh karena itu, sangat penting bagi seseorang untuk mengatur pola makan mereka agar dapat hidup lebih sehat.
Ini juga yang kiranya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Beliau sangat berhati-hati dalam mengonsumsi sesuatu. Seperti yang dijelaskan Wakil Ketua Majelas Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin.
BACA JUGA:
"Nabi Muhammad SAW pun sangat hati-hati memakan sesuatu. Beliau juga mengatur pola makannya, supaya terhindar dari penyakit," ujar Ustadz Ainul.
Allah SWT bersabda:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Artinya: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS.Al-Ahzab:21).
BACA JUGA:
Ayat di atas berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Rasulullah yang patut menjadi panutan atau suri tauladan, termasuk dalam mengonsumsi makanan atau minuman. Nabi selalu makan secukupnya, tidak pernah berlebihan atau serakah.
"Jika seseorang kebanyakan makan, maka memicu sifat malas dan cenderung banyak tidur sehingga banyak waktu terbuang percuma, energi tidak tersalurkan dengan baik, bahkan menjadikan lemak yang menumpuk yang rentan bersarang penyakit," terangnya.