JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada Petugas Penyelenggara Haji dan Umrah (PPIH) agar tidak membuat masalah saat melayani jamaah di Arab Saudi.
"Tahun lalu, saya cerita tahun lalu kita masih menemui beberapa masalah yang ditimbulkan oleh petugas haji sehingga petugas harus berurusan dengan polisi Arab Saudi," ujarnya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Terintegrasi dengan Kemenkes PPIH Arab Saudi 1444/2023 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip, Kamis (13/4/2023).
Dikatakan Yaqut, adanya petugas haji yang bermasalah menjadi pekerjaan tambahan buat Kementerian Agama (Kemenag).
"Saya tidak ingin dan saya tidak mau tahu, tahun ini tidak boleh ada petugas yang berurusan dengan pihak aparat hukum di Arab Saudi," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menginstruksikan kepada seluruh petugas haji untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Arab Saudi dan menjadi problem solver bagi permasalahan yang dihadapi jamaah haji.
"Tolong dijaga semua peraturan-peraturan yang saya yakin sudah diberikan kepada saudara-saudara semua apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan selama di Arab Saudi. Sekali lagi saya minta tolong ini jangan sampai saudara-saudara ini menjadi bagian dari masalah," urainya.