MADINAH - Jemaah haji khusus mulai tiba di Madinah. Sebanyak 283 jemaah khusus dari berbagai biro haji dan umroh telah mulai melakukan aktivitas ibadah, sejak Senin (5/6). Selama di Arab Saudi jemaah haji khusus akan mendapatkan fasilitas mewah.
Rencananya 18.320 jemaah haji khusus akan datang secara bergelombang ke Arab Saudi sampai dengan sekitar 20 Juni mendatang.
Sebagian besar rombongan mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Dari situ ada yang singgah di Madinah lebih dahulu, ada yang yang langsung ke Mekah. Kuota jemaah haji khusus Indonesia 2023 sebanyak 18.320.
Perinciannya sebanyak 17.680 orang kuota dasar dan tambahan 640 orang. "Kedatangan jemaah haji khusus sekitar 75% mendarat di Jeddah dan 25℅ turun di Madinah, " kata Kasi Pengawasan Haji Khusus Daker Madinah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Rudi Arumbani di Madinah, Senin (6/5/2023).
Rudi menekankan agar penyelengara haji khusus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah sesuai dengan yang dijanjikan kepada jemaah dan ketentuan dari jemaah haji khusus sudah diatur dalam Peraturan Menteri Agama No 5 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha, pelayanan itu harus sesuai dengan perjanjian yang disepakati jemaah haji khusus dengan PIHK.
Agar jemaah yang sudah membayar dengan harga yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan haji reguler bisa mendapatkan kepuasan dan kenyamanan dalam beribadah. Misalnya terkait jarak hotel dengan tempat pelaksanaan ibadah.
Secara aturan, selama di Madinah, hotel tidak boleh lebih dari 750 meter dari Masjid Nabawi dan rata-rata jaraknya sekitar 300 sampai 400 meter dengan fasilitas bintang lima.