Indonesia Usulkan Tambah Bandara Haji dan Ganti Biovisa dengan Retina

Maruf El Rumi, Jurnalis
Selasa 13 Juni 2023 23:38 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JEDDAH - Indonesia mengusulkan penambahan dua bandara untuk haji tahun mendatang. Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan duta besar negara negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dengan kementerian haji Arab Saudi, di Jeddah, Selasa (13/6/2023).

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Tetap Indonesia untuk OKI, Duta Besar Eko Hartono, dan Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia Nasrullah Jasam. " Dalam pertemuan tersebut ada beberapa usulan dari Indonesia. Salah satunya, penambahan bandara kedatangan di Arab Saudi," kata Nasrullah kepada MCH di Kantor KUH, Jeddah.

Penambahan bandara itu, kata Nasrullah, bisa mempercepat waktu tinggal jemaah haji di Indonesia. Jika saat ini selama 40 hari, maka saat ada penambahan bandara hanya capai 30 hingga 35 hari.

Durasi waktu itu terkait kapasitas penerbangan Bandara King Abdulaziz, Jeddah dan Amir Mohammed Abdulaziz, Madinah. Sebab, pada musim haji ada lebih dari 2 juta manusia ke Arab Saudi dalam waktu hampir bersamaan.

Dengan hanya dua bandara yang tersedia tidak bisa dilayani dalam waktu bersamaan. Imbasnya, Indonesia dengan jumlah jemaah terbesar harus rela memperpanjang waktu tinggal di Arab Saudi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya