Sementara Petugas perawat yang mendampingi jemaah UPG kloter 3, Hasfiah Hamadong mengatakan, sudah merupakan tradisi orang Bugis, Sulawesi, pulang haji menggunakan pakaian mewah dan perhiasan yang disebut baju rampak. Tradisi itu disebut Sompa atau mahar.
"Layaknya wisuda setelah haji, khusus di masyarakat Bugis. Baju jahit sendiri, perhiasan emas dan kalung bersusun," ujar Hasfiah sambil memperlihatkan fotonya mencoba baju rampa jemaah haji.
Bukan hanya jamaah perempuan laki laki , jamaah laki laki juga berpenampilan mewah, menggunakan hiasan kepala, sorban, dan kacamata hitam. "Jemaah UPG punya ciri khas, dandan dan bawa pakaian khusus yang akan dipakai saat pulang haji. Tapi khusus Bugis, memang rata-rata ibu-ibunya bajunya heboh," kata Rina salah satu petugas PPIH Daker Bandara.
(Dani Jumadil Akhir)