Ketenangan, Kedamaian dan Keindahan Masjid Qisas di Jeddah

Maruf El Rumi, Jurnalis
Senin 10 Juli 2023 06:32 WIB
Masjid Qisas (Foto: Maruf El Rumi)
Share :

JAMAAH asal Indonesia mengenalnya dengan masjid qisos. Berkunjung ke masjid ini masuk dalam agenda "wajib" jamaah baik haji atau umroh yang lewat atau transit menuju Makkah dari Madinah atau sebaliknya. Mereka yang datang biasanya penasaran dan ingin tahu bagaimana bentuk masjid tersebut.

Qisas merujuk pada istilah dalam hukum Islam yang berarti pembalasan. Hukuman balasan yang seimbang bagi pelaku pembunuhan maupun perusakan atau penghilangan fungsi anggota tubuh orang lain yang dilakukan dengan sengaja.

Nama Masjid Qisas tersebut membuat banyak penasaran. Mereka yang belum melihat secara langsung pasti membayangkan jika tempat ini seram, angker dan sesuatu yang berhubungan dengan Qisas. Apalagi, banyak tulisan sampai cerita dari mulut ke mulut yang mengatakan eksekusi pancung diadakan selesai shalat Jumat dan disaksikan jamaah masjid.

"Qisasnya dimana?" tanya jamah haji asal Bandung kepada petugas saat bertemu di masjid Qisas. Dia datang bersama rombongan jamaah haji Indonesia yang akan melanjutkan perjalanan ke Madinah dari Makkah. Selain jamaah Indonesia banyak pula rombongan dari Malaysia, Tiongkok, India dan Pakistan mengunjungi masjid yang terletak di kawasan Balad, Jeddah.

Tapi jamaah yang berkunjung bisa jadi kaget karena masjid tersebut tak seseram dibayangkan. Justru masjid yang memiliki nama "Masjid Ibrahim bin Abdullah al Jaffali" menawarkan kesejukan. Di depan masjid ada taman bunga dan aneka tanaman dari beberapa negara dengan pohon kurma penopang utama.

Di sebelahnya lagi danau buatan yang menghadirkan pemandangan luas untuk jamaah di sana. Sisi lain, ada juga taman rumput yan biasa dipakai bermain anak anak dan keluarga. Masuk ke dalam masjid kesejukan langsung terasa. Di dalamnya memiliki desain klasik nan megah. Masjid ini kabarnya dibangun seorang saudagar kaya dari Arab Saudi, pada 1986.

Sebagai arsiteknya adalah Abdul Wahid al-Wakil, seorang perancang bangunan berkebangsaan Mesir. Tak heran jika kemudian gaya bangunan Masjid Qisas cukup unik. Masjid ini memiliki 26 kubah kecil-kecil dan di sudut bagian timur masjid berdiri satu menara cukup tinggi sebagai simbol tradisional sebuah tempat ibadah.

Masjid ini lebih menawarkan keindahan dari sisi arsitek bangunan, keindahan dengan tamannya dan kedamaian karena danau buatan di sebelahnya. Jauh dari kesan angker saat mendengar kata qisas. "Ini bukan Masjid Qisas. Ini adalah masjid Ibrahim bin Abdullah Al Jaffali. Dan selama saya di sini, masjid ini tidak pernah dipakai untuk Qisas," kata Muhammad salah satu Muazin sekaligus imam masijd.

Muhamad sudah berada di masjid tersebut selama 27 tahun dan tidak pernah melihat ada hukuman Qisas di Masjid tersebut. "Tidak tahu bagiamana awalnya kenapa bisa disebut masjid Qisas. Beberapa jamaah sampai mengusap tembok, tiang dengan tangannya untuk membasuh kepala. Masjid ini tak beda dengan masjid pada umumnya," tambah Muhammad.

Dia berharap salah kaparah tersebut bisa diliruskan. Apalagi banyak jamaah asal Indonesia berkunjung ke sana. "Tidak apa apa sholat di sini, tapi tidak harus mengusap tembok, tiang masjid. Itu syirik dan tidak dibenarkan," tandasnya.

Lalu benarkah tidak ada hukuman Qisas di kawasan masjid tersebut? Petugas kebersihan masjid, Hazrot Ali memiliki keterangan berbeda. Pria asal Bangladesh itu mengatakan tidak ada lagi hukuman Qisas dalam dua tahun atau tiga tahun lalu. Informasi lain menyebut sudah sejak 2015 tidak ada qisas di area tersebut.

Pekerja yang pernah bekerja di Malaysia itu mengatakan, hukuman Qisas memang tidak dilakukan di masjid, tapi di area parkir masjid. Kira kira di tengah area parkir mobil yang terletak di depan masjid. "Di sana tempat parkir tapi. Tapi sudah dua tahunnan tidak ada," ujar Hazrot yang sudah limam tahun bekerja di masjid.

Bukan hanya Hazrot, petugas kebersihan lainnya yang di area parkir juga membenarkan jika tempat itu (parkir) jadi tempat eksekusi qisas. "Lalu sekarang dimana qisasnya pak?" tanya jamaah haji asal Indonesia lainnya. Petugas itu menggeleng mengaku tidak tahu.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya