INILAH kisah prajurit yang sekarang bernama Mayor Abdullah mendapat hidayah Islam ketika berada di atas kapal laut. Dia pun langsung mantap mengucap dua kalimat syahadat.
Diketahui bahwa hidayah Islam bisa datang kapan saja dan di mana saja. Seperti dialami Mayor Abdullah hingga memutuskan menjadi mualaf saat dalam perjalanan menumpang sebuah kapal laut.
Dilansir "Buku Islam The Final Choice: Seberkas Hidayah Menjemput Tokoh-Tokoh Dunia", Mayor Abdullah mulanya mendapat pembelajaran hidup tentang agama Islam dari nakhoda kapal bernama Syekh Ali. Dia membuka jalan pikiran sang tentara itu hingga memeluk Islam saat perjalan di atas kapal laut.
"Pada saat panggilan sholat tiba, dia (Syekh Ali) meninggalkan urusannya dan melaksanakan sholat dengan penuh perhatian dan kekhusyukan. Dia senantiasa dipenuhi dengan moral yang sangat baik dan memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tugas," tutur Mayor Abdullah.
Sifat, hati, dan pikiran yang baik membuat Mayor Abdullah tertarik mempelajari Islam. Bersamaan dengan perasaan yang mendalam, ia mendapati diri sendiri untuk mengetahui mengenai agama yang luar biasa ini yang telah membentuk orang-orang baik, menjaga sifat, serta penuh dengan nilai-nilai moral.
"Di sinilah (Islam), saya percaya dengan kepercayaan dan keyakinan yang mendalam bahwa hanya Islam agama yang benar di dunia. Lailaha illahallah merupakan konsep mendasar. Hasilnya adalah saya memutuskan memeluk Islam," ucapnya lagi.
Hal ini sangat sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala di Surat Ali Imran Ayat 103 yang artinya:
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk."
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)