Cek Kesiapan Hotel dan Dapur di Madinah, Gus Men Pastikan Fasilitas Layanan Jamaah Lansia

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Kamis 09 Mei 2024 22:46 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas/MCH 2024
Share :

 

MADINAH -Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan layanan hotel dan dapur katering di Madinah.

Gus Men -- panggilan akrabnya -- berkunjung ke Emaar Elite di wilayah Syamaliyah atau sekitar 50 meter sebelah Utara Masjid Nabawi dan Meez Mary Kitchen For Serve Meals di Wilayah Hatim, Madinah.

Emaar Elite Hotel berkapasitas 1.400 jamaah. Sementara Meez Mary tahun ini melayani 11.000 jamaah haji Indonesia per hari.

Dalam kunjungan hari ini, Gus Men ikut memastikan bahwa layanan yang telah disiapkan ramah lansia.

"Saya hari ini mengecek kesiapan layanan di Emaar Elite Hotel. Saya lihat hotel untuk jemaah haji Indonesia representatif, bagus dan bersih. Ini sesuai kontrak," ujar Gus Men di Madinah, Kamis (9/5/2024).

Makan yang disajikan makanan bercita rasa nusantara dengan menu antara lain nasi kuning, ayam goreng saus mentega, telur orak arik, nasi uduk, telur dadar, opor ayam, daging sapi masak habang, ikan tuna cabai hijau.

Selanjutnya ada ayam gulai, ikan patin bumbu balado, rendang daging, semur daging, ikan patin goreng, gepuk daging sapi, dan tidak lupa tahu dan tempe. Semua menu ini dipadu dengan tumisan sayuran serta ditambah buah-buahan dan air mineral.

Dapur katering ini juga akan menyajikan 20% makanan ramah lansia. Makanan disajikan dengan menu yang sama, hanya nasi dan lauknya dimasak agar lebih halus dan lembut. Salah satu pilihannya dalam bentuk Nasi Tim.

Dari seluruh kamar di Emaar Elite Hotel, ada sekitar 100 kamar dengan kamar mandi berupa bath up. Jamaah haji Indonesia akan mulai tiba di Madinah pada 12 Mei.

Mereka akan tinggal selama sembilan hari di Kota Nabawi, sebelum berangkat ke Makkah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini sudah menjalin kontrak dengan 106 hotel sebagai akomodasi jemaah di Madinah.

"Kamar mandi ada di dalam dan sebagian menggunakan bath up. Saya minta supaya jamaah lansia ditempatkan pada kamar dengan kamar mandi yang menggunakan shower. Jika bath up, harus ada pendamping. Ini untuk kenyamanan jamaah, khususnya lansia,"ujarnya.

Gus Men juga menanyakan hal sama, terkait layanan lansia, selain cek kondisi dan kesiapannya dalam menyiapkan konsumsi jamaah saat di dapur katering.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya