Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiq juga mengatakan bahwa selain kegiatan isbat nikah terdapat beberapa rangkaian kegiatan lain jelang puncak perayaan atau tasyakur milad MUI yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia MUI.
"Alhamdulillah sebagai rasa syukur terhadap anugerah Allah sampai usia akan 49 tahun MUI tetap diberi kesempatan untuk eksistensi di tanah bumi pertiwi kita. Untuk itu, maka MUI menggelar beberapa kegiatan sebagai rangkaian dari milad ini, yang pertama yaitu Call Paper on Fatwa, juga ada gerakan Aksi Bela Palestina, serta bakti sosial berupa pengobatan gratis dan khitanan massal," ucapnya.
"Selain itu, seperti yang saya jelaskan di awal, ada juga kegiatan isbat bagi pasangan Muslim yang belum punya buku nikah, kemudian juga ada kegiatan ziarah ke makam pimpinan MUI yang telah wafat, antara lain Buya Hamka dan Kiai Ali Yafie," sambungnya.
Lebih lanjut Kiai Rofiq mengatakan bahwa sebelum memasuki acara puncak nantinya juga akan digelar pameran dan lelang beberapa lukisan.
"Kita akan menggelar pameran lukisan sekaligus lelang dan beberapa lukisan itu nanti juga berupa lukisan beberapa ketua umum MUI. Lalu secara internal kita juga akan melakukan rakor konsolidasi organisasi MUI," kata Kiai Rofiq.
Ia berharap MUI di usia 49 tahun semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan kekuatan kemudahan dan perlindungan. Sehingga, terus bisa mengambil peran-peran strategis dan optimal untuk menjalankan tugas melindungi dan melayani umat serta sebagai mitra pemerintah.
(Hantoro)